Visiting Gili Trawangan-Indonesia
April 11, 2012 Leave a comment
Setelah mengunjungi pantai Kute, pantai Tanjung Aan dan menjelajah wisata kuliner di area Senggigi, di hari ke2 kami berlima mengunjungi tiga kepualan Gili (Trawangan, Meno, dan Air). Tujuan pertama kami adalah Gili Trawangan, kemudian mencari boat untuk tour mengelili Gili Meno dan Gili Air dengan bonus snorkling di beberapa spot untuk menikmati indahnya terumbu karang dan ikan-ikan lucu yang berwarna warni.
Dari Sengigi ke Gili Trawangan Via Pelabuhan Bangsal
Karena kami berangkat dari area Sengigi, jarak ke Pelabuhan Bangsal tidak terlalu jauh, sekitar 30 menit saja. Ada banyak pilihan transportasi untuk menuju Bangsal, mulai dari taksi bluebird, sewa mobil, hingga men-carter angkot. Dengan menjunjung tinggi semangat backpacker, maka kami memilih mencarter angkot seharga 100 ribu.
Pemandangan dari Senggigi menuju Bangsal cukup indah. Melewati beberapa pantai, salah satunya pantai Malimbu yang sempat juga kami kunjungi di hari berikutnya. Yang cukup unik dari pelabuhan Bangsal adalah sekitar 100 meter mendekati pelabuhan, tidak ada kendaraan komersil yang diijinkan lewat. Jadi pilihan bagi traveler hanyalah naik cidomo (seperti andong/dokar), atau berjalan kaki. Well tentu saja kami memilih berjalan kaki, sambil menikmati hamparan sawah yang sangat indah
Untuk menuju Gili Trawangan, kami menggunakan public boat seharga 10.000/orang dengan kapasitas sekitar 40-an orang, plus sayur mayur dan buah-buahan yang dibawa penumpang. Kurang lebih dalam 20-30 menit, pulau Gili Trawangan sudah di depan mata. Yippiieeee
This Is It, The Gili Trawangan
Kesan pertama Saya tentang Gili Trawangan adalah “jauh lebih keren dari Phuket” hahaha…. Damn, I Love Indonesia!!
Untuk boat mengelilingi Gili Air, Gili Meno dan juga snorkling, kita bisa membeli tiket seharga 100ribu/orang. Rute nya adalah mengelilingi kepulauan yang ada di sekitar Gili Trawangan, makan siang, dan snorkling di 2 spot (include memberi makan ikan-ikan). Karena saat itu cuaca sangat cerah, petualangan kami di hari itu pun sangat menyenangkan
. Menurut saya, snorkling spot yang ada di Gili ini juga jauh lebih indah daripada Phuket. Terumbu karang dan ikan di Gili lebih berwarna-warni. Once again, i gotta say “Damn I Love Indonesia!!“.
Untuk penginapan selama di Gili Trawangan juga ada banyak sekali pilihan tergantung budget. Pilihan tempat makan juga banyak, mulai dari cafe hingga warung tenda yang hanya buka mulai sore hari. Pengalaman sangat mengesankan adalah ketika tiba-tiba Saya ngidam indomie rebus, dan akhirnya kami (Saya dan EidWard) berhasil menemukan cafe yang menjual menu indomie rebus plus telur. Hmmmmm rasanya enaaak sekali karena di Gili Trawangan harga indomie rebus plus telor adalah 20ribu hahahaha
Yang paling Saya suka dari suasana di Gili Trawangan adalah view nya yang sangat indah. Sunrise nya yang romantis, dan juga sunset nya yang misterius. Untuk mengelilingi kepulauan Gili Trawangan, anda bisa menyewa sepeda (20-50ribu per hari), naek cidomo, ataupun dengan berjalan kaki. Semakin ke Barat, suasana di Gili Trawangan semakin sepi karena cottage-nya lebih eksklusif. Kami bertiga sempat mengejar sunset ke arah Barat dengan berjalan kaki. Untunglah kami tidak menyewa sepeda, karena ternyata track untuk ke Barat cukup terjal, dan ditambah lagi ukuran nyamuk yang berkeliaran di Gili Trawangan ini sebesar lalat
Meskipun tidak mengabadikan indahnya sunrise di Gili, tapi Saya akan selalu merekam indahnya “moment sunrise” itu di hati dan memori otak Saya
Yes i had thousand pictures of this wonderful vacation in my mind…. Semoga esok nanti kita bisa mengunjungi Sekotong, kepulauan Gili Nanggu, dan ribuan pulau indah lainnya ^_*. Amin































Recent Comments